Gambar Kata Kata Pantun Jenaka Yang Lucu Terbaru 2017

Advertisement
Advertisement
Istilah pantun terkenal sejak dari jaman dahulu,yang masih tergolong dalam sebuah jenis puisi lama, dimana penertian sebuah pantun merupakan rangkaian sebuah kata dengan memiliki dua baris sampiran dan dua baris lagi merupakan sebuah isi, jika semua hal itu di tuliskan dengan memiliki pola akhiran yang sama antara sampiran dan juga isi.

Pantun memiliki beragam jenis, namun yang akan di bahas kali ini berjenis pantun jenaka lucu, dimana, setelah melihat dalam sebuah jenis pantun tersebut pastinya tersirat dalam pemikiran anda berisikan hal hal yang lucu, sehingga bisa membuat anda mendapatkan dosis yang tepat dalam hal tertawa.

Sesuai dengan judul artikel yang saya buat, kali ini saya sebagai admin selebzone.com akan berbagi beberapa contoh kata kata pantun jenaka sebagai bahan pelajaran bagi anda yang mau belajar membuat sebuah pantun, selain itu juga saya sediakan juga pantun jenaka lucu dalam sebuah gambar yang bisa di jadikan sebagai Dp dalam sebuah sosial media baik itu fb,bbm dan lain sebagainya :

Gambar Pantun Jenaka
Pantun Jenaka
 Ada aki-aki.
Makan kue pancong.
Gue sangka laki-laki.
Eh... nyatanya bencong.

Ikan gabus di rawa-rawa
Ikan belut nyangkut di jaring
Perutku sakit menahan tawa
Gigi palsu loncat ke piring

Limau purut di pinggir rawa
Buah dilanting belum masak
Sakit perut karena tertawa
Lihat kucing duduk berbedak

Jalan-jalan ke rawa-rawa
Bila raih duduk di pohon palm
Geli hati menahan tawa
Lihat katak menggunakan helm

Di sana gunung di sini gunung
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung anda juga bingung
Mengapa ada bunga melati

Pantun Jenaka
Naik kebukit beli lada
Lada sebiji dibelah tujuh
Apanya sakit berbini janda
Anak tiri bisa diminta

Naik kebukit beli lada
Lada sebiji dibelah tujuh
Apanya sakit berbini janda
Anak tiri bisa diminta

Sakit kaki ditikam jeruju
Jeruju ada di dalam paya
Sakit hati melihat susu
Susu ada pada kebaya

Ada buah manggis
Ada pula buah anggur
Awalannya romantis
Cocok tekdung jadi kabur

Janganlah takut
Janganlah kawatir
Itu kentut
Bukanlah petir

Jalan-jalan ke Kota Arab
Janganlah lupa beli kitab
Cewek saat ini tak dapat diharap
Bodi bohai betis berkurap

Buah Nanas Buah bengkoang
Buah jambu Buah kedondong
Ngerujak dooooooooonggggggg

Sukais letak di timbangan
Pemulut kumbang pagi-pagi
Menangis katak di kubangan
Lihat belut terbang tinggi

Jalan-Jalan ke Kota Sumedang..
Ada Kambing Makan Rumput..
Anak-anak pada Suka..
Lihat banci Bergoyang Dangdut..

Bunga mawar tangkai berduri
Laku manis pedang cendol
Saya tersenyum malu sekali
Ingat dahulu sukai mengompol

Pantun Jenaka

Anak cina menggali cacing
Mari di isi dalam tempurung
Penjual sendiri tidak kenal dacing
Alamat dagangan habis diborong

Buah jering dari Jawa
Naik sigai ke atas atap
Ikan kering lagi ketawa
Dengar tupai baca kitab

Pohon manggis di pinggir rawa
Tempat datuk tidur beradu
Tengah menangis nenek tertawa
Lihat datuk bermain gundu

Anak dara Datuk Tinggi
Buat gulai ikan tilan
Datuk tua tidak ada gigi
Apabila makan kunyah telan

Seandainya lengang dalam negeri
Marilah kita pergi ke kota
Hairan tercengang kucing berdiri
Lihat tikus naik kereta

Jual betik dengan kandil
Kandil buatan orang Inggeris
Lihat buaya menyandang bedil
serta kerbau tegak berbaris

Berderak-derak sangkutan dacing
Seperti putus diimpit lumpang
Bergerak-gerak kumis kucing
Lihat tikus bawa senapang

Tanam pinang diatas kubur
Tanam bayam jauh ke tepi
Meskipun musang tengah tidur
Menduga ayam didalam mimpi

Anak bakau di rumpun salak
Patah taruknya ditimpa genta
Riuh kerbau tergelak-gelak
Lihat beruk berkaca mata

Orang menganyam sembari duduk
Bila telah bawa ke balai
Lihat ayam menggunakan tanduk
Datang musang meminta damai

Hilir lorong mudik lorong
Bertongkat batang temberau
Bukanlah saya berkata bohong
Katak menanggung paha kerbau

Di kedai Yahya berjual surat
Di kedai kami berjual sisir
Sang buaya melompat ke darat
Lihat kambing terjun ke air

Pantun
Advertisement